FIlm James Bond era 60-an dan Perang Dingin
Mungkin diantara Anda ada yang pernah nonton film James Bond produksi era 60-an, yang antara lain berjudul : Dr. No, From Russia With Love, Goldfinger, Thunderball, You Only Live Twice dan Her Majesty Secret Service. Kalau kita menyaksikan secara detail dan mencermati jalan cerita serta latar belakang tokoh-tokoh nya, kita akan menemukan keterkaitan beberapa film produksi MGM tersebut dengan keadaan politik di era-60-an.
Film From Russia With Love contohnya. Saya tidak akan menulis jalan cerita film ini karena bisa anda baca di situs lain. Ending dari film ini, alat pemecah lektor yang dicuri oleh James Bond bersama dengan seorang Pegawai Sandi Wanita di Konsulat Russia di Istanbul akhirnya dapat bisa dibawa ke Inggris dengan selamat. Alat pemecah kode tersebut selanjutnya menjadi milik pemerintah Inggris. Ending tersebut jelas berpihak ke pihak barat karena menunjukan betapa hebatnya agen rahasia Inggris dalam menyusup ke instalasi intelijen Sovyet tanpa bisa diantisipasi sebelumnya oleh pihak sovyet.
Selanjuntnya film Goldfinger. Banyak orang yang bilang kalau film ini tidak memiliki keterkaitan sama sekali dengan perang dingin. Tapi coba kita perhatikan lebih detail. Perhatikan ketika James Bond mengobrol dengan Goldfinger di teras kediaman Goldfinger. Goldfinger ternyata mngambil sejumlah besar emas dengan mencuri di gudang emas Fortnox di USA bukan untuk dijual atau disimpan. Emas tersebut ternyata untuk diledakan dengan formula kimia tertentu sehingga akan menghasilkan radiasi atom yang akan menggoncangkan dunia. Goldfinger ternyata melakukan aksinya dengan dukungan teknis dari pemerintah China. GOldfinger sendiri akan mendapat keuntungan dari akasinya ini karena harga emas internasional akan meningkat drastis sehingga keuntungannya sebagai pemain besar dalam perdagangan emas dunia akan meningkat. Singkat cerita aksinya ini dapat digagalkan oleh James Bond. Film ini jelas mendeskreditkan pemerintah China yang memang pada saat itu sedang besitegang dengan negara-negara barat. Anak buah Goldfinger juga banyak yang berasal dari china. Hal ini dapat membuat penonton bersikap antipati terhadap bangsa China karena digambarkan sebagai orang jahat.
Film-film selanjutnya pun selalu berkaitan dengan keadaan politik tahun 60-an yang diwarnai ketegangan antara blok barat dan blok timur. Dalam film Dr. No, Thunderball, You only live twice, On her Majesty secret service, James Bond digambarkan sebagai tokoh yang ingin mencegah perang terbuka antara blok barat dan blok timur yang diprovokasi oleh organisasi gelap bernama SPECTRE. Banyak penggemar film James Bond, termasuk saya sendiri, yang menganggap bahwa film-film James Bond era 60-an adalah film James Bond dengan jalan cerita terbaik dibandingkan film-film James Bond sesudah era itu.
October 22nd, 2008 at 3:06 am
Good for people to know.