Archive for February, 2007

Ikutan Donor Darah di Acara Bikers Valentine Care

Saturday, February 17th, 2007

HOnda Megapro club (HMPC) Bandung mengdakan acara donor darah pada hari Sabtu 17 Februari 2006. Acara ini diberi nama Bikers Valentine Care. Salah satu cara kreatif memperingti hari vlentine. Hampir semua klub motor di Bandung diundang, termasuk NMC. Saya sendiri baru tahu ada acara donor darah ini setelah diinformsikan oleh A Dadang. Kebetulan sabtu paginya saya service motor di A Dadang. Selesai service, saya, A Dadng dn A Joseph langsung meluncur ke kantor PMI jalan Aceh, tempt dimana acara ini berlangsung. Dari NMC kebetulan hanya kita bertiga yang bisa hadir. Saya sendiri sangat senang karena dapat menyumbangkan darah saya untuk disalurkan kepada yng membutuhkan. Terlebih saat ini tengah mewabah penykit demam berdarah yang penderitanya sangat membutuhkn transfusi darah. Klub motor lain yang kita sempat temui di acara antara lain LOC (legenda owners club), HAST (HOnda strea supra team) dn H-VRC (HOnda Vario Riders Club). Klub-klub lain tampaknya belum datang.

Kegiatan ini sangat patut dicontoh oleh klub-klub lain. Thank’s untuk my brother barudax HMPC Bndung n smua yang menyukseskan acara ini. Good Working my Bro…

Bandung-Jakarta 7 1/2 Jam (Masih gara2 Banjir)

Wednesday, February 7th, 2007

Hari Jum’at kemarin (2/2/07) saya ke Jakarta naik kereta api Parahyangan, keberangkatan jam 15.00. Perjalanan saya mulai mengalami tanda-tanda keterlambatan ketika memasuki stasiun Lemahabang (antara karawang-bekasi). Distasiun ini kereta berhenti sekitar 13 menit. Waktu berhenti yang tidak lazim bagi kereta express Parahyangan. Setelah berjalan kembali, kereta kemudian berhenti di depan sinyal sebelum memasuki stasiun Cikarang. Di petak jalan ini kereta berhenti sekitar 25 menit. Saya yang berada di gerbong paling depan merasa heran karena sinyal lama sekali berubah dari merah menjadi hijau padahal kereta sudah lama berhenti. Keheranan saya juga bertambah karena di rel sebelah tak kunjung ada kereta yang lewat dari arah berlawanan, padahal saat itu pukul 18.05 merupakan jam sibuk dimana biasanya banyak kereta lewat. Setelah kereta memasuki stasiun Cikarang saya mencoba mencari tahu apa yang terjadi dan saya mendapat informasi bahwa tanah di sisi lintas rel sebelah selatan (jalur 1 dari arah sta Jatinegara) antara bekasi dan cakung tergerus sehingga hanya satu jalur yang dapat dilalui. Setelah berhenti sekitar 30 menit, kereta kembali berangkat.

Di setiap petak jalan dan stasiun antara cikarang-Bekasi kereta selalu berhenti sekitar 5 sampai 15 menit. Sekitar jam 20.45 kereta memasuki stasiun Bekasi. Ketika kereta yang saya tumpangi tiba di stasiun Bekasi, di jalur sebelah ada kereta argo gede dari bandung (keberangkatan jam 14.20)  ke jakarta yang perlahan-lahan bergerak kembali setelah menunggu sekitar satu jam di stasiun itu. Tidak lama setelah itu, datang kereta Cirebon Express (keberangkatan jam 15.00 dari Cirebon yg seharusnya berangkat jam 12.45) dan kereta Taksaka (keberangkatan jam 9 pagi dari YOgya). Di stasiun ini, banyak penumpang dari kereta parahyangan dan cirebon express yang turun dan menunggu sinyal untuk kereta mana yang lebih dulu hijau. Ketika sinyal untuk kereta Parahyangan berubah menjadi hijau, banyak penumpang cirebon express yang pindah ke kereta parahyangan untuk mempercepat waktu tiba mereka. Setelah menunggu sekitar satu jam, kereta PArahyangan berangkat kembali. DI jalur antara kranji-cakung (sisi jalan terusan I gusti ngurah rai), saya melihat rel di sebelah rel yang saya lewati tanahnya tergerus banjir dan tiang listrik aliran atas untuk KRL ada yang tumbang sehingga sangat berpotensi membahayakan jika dilewati. Oleh karena itu, hanya satu rel, yakni rel sebelah utara (jalur yang dalam keadaan normal hanya dilewati kereta menuju jakarta), yang dapat dilewati. Selepas stasiun cakung, keadaan rel normal. Sepanjang petak jalan dan stasiun antara stasiun Cakung-klender penuh terisi oleh kereta  dari arah Jatinegara yang menunggu diizinkan melewati rel antara cakung-Bekasi.

Kereta express Parahyangan yang saya tumpangi tiba di stasiun jatinegara jam 22.20 di jalur dua. Di stasiun jatinegara hampir setiap jalur terisi oleh kereta yang menunggu untuk diberangkatkan. Jalur satu ada kereta senja utama. Jalur tiga kereta Sawunggalih. jalur empat kosong. Jalur lima KRL tujuan Bekasi. Jalur enam kereta barang. Kalau dipikir-pikir, perjalanan Bandung-jakarta selama 7 1/2 jam yang saya lalui, sama saja dengan naik kereta harina Bandung-semarang atau argo lawu jkt-solo. Untung saja my iPod selalu menemani saya…

Mencoba Performa GeCube Radeon 9600SE

Wednesday, February 7th, 2007

horeee gajian… salary saya bulan ini dari Pnp saya belikan Ati VGA card GeCube Ati Radeon 9600SE buat menambah performa grafis komputer saya yang sebelumnya menggunakan kartu grafis on board.. Performa lartu grafis ini sangat mendukung saya ketika bekerja menggunakan adobe photoshop atau corel draw.. proses rendering dan rasterize yang cepat ditunjukan oleh akrtu grafis ini. Banyak yang mengatakan bahwa performa kartu grafis ini kalah dari seri Pro atau Xt. tapi bagi saya kartu grafis ini sudah cukup memadai.. Tapi, agak meragukan juga kalo buat game yg berat..