Mobil n Motor kencang di Indonesia era 90-an
April 16th, 2008 by hendraibrahimApa yg terlintas di pikiran kita ketika membayangkan mobil yg larinya tarik di era 90-an. Pasti kita akan membayangkan Mazda MX-6, Mazda Astina, Honda Civic Nouva, Honda Estillo, Mitsu eterna, Mitsu Lancer GTi, Toyota Corolla GT, dsb. Mobil2 tersebut ialah mobil2 yg larinya bisa diandalkan n penampilannya bisa dibanggakan dijamannya. Mazda Astina merupakan mobil idaman saya pas saya masih SD. Saya ingat, tahun 92 pas saya sekeluarga dari Bogor mau pulang ke Bandung, mobil Kijang Super yg saya tumpangi papasan dengan AStina di puncak n dia megedipkan lampu dim nya yg modelnya pop up itu. Keren bgt pikir saya waktu itu. Emang mobil yg lampu nya pop up nge-trend bgt di era awal 90an. Mobil2 jepang lainnya, yg gak masuk Indonesia, juga banyak yg mengadopsi model lampu spt ini. Sayang, harga AStina skrg2 jatuh bgt. Katanya sih onderdilnya susah n mahal.
Ngomong2 soal Estillo, dulunya ini mobil harga barunya lebih murah dari sodara nya yg 4 pintu, Genio. Tapi skrg2 (tahun 2008) HOnda Estillo hrga 2nd nya gila2an, jauh di atas harga pasaran Genio. Apalagi kalo yg masih orsi abis. Honda Estillo ini penerusnya Honda Civic nouva yg sodaraan sama Grand Civic. Image Honda emang kuat bgt. Gak heran harga jual Civic tergolong stabil dari dulu sampai skrg.
Kalau ngomongin Mitsubshi skrg2 yg terbayang pasti harga jual yg jatuh n harga spare part yg mahal. Emang kenyataannya benar spt itu. Padahal kalo soal kenceng2an, mitsu eterna, galant n lancer (yg versi GTi) emang mantap. Sayang bgt harga pasaran berkasnya jatuh bgt. Lancer GTi, baik yg model Dan Gan atau model evo-3, sebenarnya dikeluarin untuk ngelawan Corolla GTi, yg cuma masuk di era twin cam. Kenapa lancer yg keluar tahun 93-96 saya sebut model evo-3; krn memang hanya model nya saja yg mirip evo-3 yg dipake tim mitsubishi ralliart di WRC, padahal mesin nya mah jauh boss.
Ngomong2 soal motor kenceng era 90-an pasti kita teringat masa2 kejayaan HOnda NSR, Suzuki RG-R, n yamaha TZM. RGR pertama kali yg masuk ke indo dibanding 2 kompetitornya tsb. RG-R masuk tahun 91 dgn model yg ramping. Ada perubahan model di tahun 95 menjadi lebih berisi. Yamaha TZM masuk ke indo tahun 98. Konon karena Yamaha Indonesia panas sama Honda yg udah sukses ngeluarin NSR di Indo. NSR n TZM udah pake teknologi katup buang elektronik; yg di Honda dinamakan RC-Valve (Revolutioanry COntrolled Exhaust Valve System) sedangkan di Yamaha namanya YPVS (Yamaha Power valve System).
onda NSR 150R sudah ada di Thailand sejak tahun 87-an.. tapi saya gak
tahu persis kaya’ gimana bentuk edisi pertamanya. NSR 150R yg
dipasarkan di Indonesia sama persis dengan keluaran Thai tahun 89.
HOnda NSR 150R dipasarkan di Indonesia mulai Oktober 94 sampai Feb 99.
Walaupun kata orang Honda, yg tahun 99 tsb sebenarnya sisa dari tahun
98. Ada 5 varian warna yg pernah bredar di Indonesia, yakni Ungu putih,
Abu2 hitam, Merah marun (keluaran tahun 94-95) serta Ungu-kuning dan
Hijau-Abu2(keluaran tahun 96-98)
Honda NSR 150RR pertama kali diproduksi dan dilaunching oleh Honda
Thailand pada bulan Desember 1994. Model yang pertama kali keluar pada
waktu tersebut ialah model dengan double headlamp bulat. Headlamp ini
mirip dengan punya CBR 600/900 yang dikeluarkan Honda Jepang tahun
1993. Mesin nya pun tidak beda jauh dengan NSR 150R yang telah
diproduksi di Thailand beberapa tahun sebelumnya. Bentuk Rangka pun
hampir sama dengan NSR 150R, meskipun salah seorang mekanik Honda
kenalan saya mengatakan lebih ringan daripada NSR150R. Sejak 1994
sampai 1997, Honda Thailand telah mengeluarkan beberapa jenis Varian
Warna dan Stripping untuk Honda NSR 150RR antara lain hitam-putih,
abu2-ungu, ungu-putih dan merah-putih. Kedua varian warna terakhir
dimasukan ke Indonesia oleh Astra Honda Indonesia. NSR 150RR hadir
dengan pilihan velg jari-jari dan palang enam. Astra Honda memasukan
versi palang enam ke Indonesia. Model pertama ini terakhir kali
diproduksi tahun 1997 dan tersisa sekitar 600 unit. Sisa 600 unit
tersebut dilempar ke Indonesia pada tahun 2000. Banyak yang belum tahu
hal tersebut dan menanggap motor tersebut buatan tahun 2000, padahal
sebenarnya buatan tahun 1997. Saya mengetahui hal ini ketika mengobrol
dengan salah satu petinggi Honda dari Surabaya. Menurutnya, Ketika
motor tsb datang ke Indonesia, di bagian bawah jok belakang ada stiker
tahun pembuatan yang ketika akan dijual oleh pihak Honda stiker
tersebut dicopot sehingga mengesankan bahwa produk tersebut memang
produk baru. Akhir tahun 2000, Astra Honda melepas tipe ini dengan
harga sekitar 23 juta. Pada tahun 1999, Honda Thailand mengeluarkan
Honda NSR 150RR versi baru dengan double headlamp kristal (seperti NSR
150SP). Mesin nya pun lebih unggul dari versi sebelumnya karena
mengadopsi bahan blok keramik. Daya maksimumnya pun mencapai 37,5 PS.
Warna yang tersedia saat itu ialah merah-putih dan biru-putih. Bodi dan
rangka nya pun sama persis dengan SP. Yang membedakan hanya lengan ayun
dan juga mesin dimana SP lebih unggul 2PS dan juga unggul dengan
Pro-Arm. Akhir tahun 2000, dikeluarkan warna-warna baru yakni,
merah-putih dengan desain baru dan hijau repsol (tapi beda dengan SP).
Bulan Februari 2002 Honda Thailand memutuskan untuk menghentikan
produksi Honda NSR 150RR bersama dengan produk 2-tak Honda Lainnya.
Varian ini hadir di Indonesia dimasukan oleh Importir Umum seperti
Pro-Bike dsb. Harga terakhir tipe ini sekitar 33 juta Rupiah. Saat ini
harga pasaran NSR 150RR second versi AHM (tahun 2000???) sekitar 17-20
juta Rupiah. Sedangkan untuk NSR 150RR versi baru (2001/2002) sekitar
26-29 juta Rupiah. Sumber : http://www.aphonda. co.th MotorPlus, Maret
2001 Buku Katalog Suku Cadang Honda tipe NSR 150RR (PT. Astra Honda
Motor)
Honda NSR 150SP sejatinya telah ada di Thailand sejak tahun 97.. Di
otomotif tahun 98-99, sudah ada beberapa modifikator Tiger yg
menggunakan fairing dan stripping NSR 150SP. Di Sinetron Si doel anak
Sekolahan 4 pun pernah muncul seorang pemeran yang menggunakan tiger,
tetapi dengan fairing dan stripping NSR 150SP warna merah putih.
Padahal sinetron tsb saya ingat betul diprroduksi tahun 98. Di
Indonesia motor ini baru masuk sekitar tahun 2000 akhir.. lengan ayun
motor ini mengaplikasi teknologi Pro-arm. motor ini memiliki selisih
power 2DK lebih tinggi dibanding NSR 150 newRR. motor ini merupakan
replika dari motor NSR500-V, yg dipakai di GP500 dari tahun 96-99, yang
juga sama2 mengaplikasi pro-arm. Harga on the road di jakarta motor ini
sekitar 38 juta pada tahun 2001.